Sunday, November 10, 2013

INGGRIS NEGARA NON MUSLIM PERTAMA YANG MENJUAL SUKUK


Perdana menteri inggris David Cameron akan mengungkapkanrencana Negara tersebut untuk menjual obligasi syariah tahun depan. Jika hal ini terjadi, inggris akan menjadi Negara pertama yang menjual sukuk. Cameraon akan membius perhaitan inggris  dengan niatan tersebut di Worl Economic Forum di London. Obligasi syariah yang akan diterbitkan inggris bernilai sekitar 200 jt Pound atau 3,496 triliun. Selain akan menerbitkan sukuk, camerun juga akan meminta Bursa Efek London untuk membuat indeks pasar syariah.

“London telah menjadi pusat industry keuangan syariah di Negara non-muslim. Dan ambisi ini akan terus kita tingkatkan karena saya tidak ingin London hanya menjadi Negara dengan industry syariah terbesar di Negara Barat, tetapi juga menyandingkannya dengan Dubai sebagai ibu kota keuangan syariah,” uajar Cameron dalam pidatonya,dikutip Bloomberg.
Inggris memeliki ambisi menjadi Negara penguasa barat pertama yang menerbitkan obligasi syariah. Berdasarkan Malaysia International Islamic Financial Centre, Malaysia merupakan Negara penerbit sukuk terbesar, yaitu 60 perseb dari totoal sukuk yang pernah di terbitkan secara global.

Obligasi syariah biasnya di dukung oleh asset dan arus kas karena agama Islam melarang adanya bunga. Perbankan inggris menilai bahwa susuk akan mendapatkan kendala karena Bank of England justru mengharuskan mereka terus-menerus menjalani asset sebagai perlindungan terhadap guncangan pendanaan jangka pendek.

Industry keungan syariah terus tumbuh dari tahun ke tahu. Asetnya tumbuh 17 persen dan di perkirakan pada th 2017 akan menmbus 2,67 triliun dolar AS. Penjualan sukuk tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Sampai 28 oktober, penjualan sukuk hanya 33 miliar dolar AS atau turun 18 persen bila di bandingkan tahun sebelumnya.

Oleh : friska Yolandha harian Republika

0 komentar: